Joachim Loew Takkan Ditendang Timnas Jerman

Joachim Loew Takkan Ditendang Timnas Jerman

Tempat Joachim Loew menjadi juru tak-tik tim nasional Jerman disebut tak aman lagi usai Die Nationalmannschaft menerima kekalahan telak 0-3 dari Belanda pada UEFA Nations League, Sabtu (13/10/2018).

Pencapaian itu makin mengonfirmasi jika tim nasional Jerman besutan Joachim Loew sesungguhnya tengah ada di dalam waktu begitu jeblok sepanjang musim 2018.

Di dalam sepuluh laga pada seluruh turnamen, tim nasional Jerman menerima kekalahan lima kali. Menjadi juara bertahan, tim Joachim Loew pun secara langsung tereliminasi pada penyisihan grup Piala Dunia 2018.

Menyaksikan hasil-hasil itu, Loew sesungguhnya terlihat layak untuk ditendang.

Namun, benarkah DFB (Federasi Sepakbola Jerman) bakal benar-benar mencopot sang manajer dari jabatannya menyusul sebelum itu tim nasional Jerman sebenarnya amat konsisten sepanjang diasuh Joachim Loew?

Pada Piala Dunia, tim nasional Jerman berakhir pada tempat ke 3 2010 serta menjadi jawara di 2014. Lantas pada Piala Eropa, prestasi Jerman bareng Loew merupakan laga pamungkas 2008 serta semi-final 2012 dan 2016.

Seperti dilansir Florian Plettenberg melalui wartawan Sport1 yang aktif mengikuti peningkatan Bayern Muenchen serta tim nasional Jerman, DFB takkan memecat Joachim Loew.

Menurut dilansir Bolasport. com melalui Bavariafootballworks, Plettenberg malahan mengabarkan tempat Loew bakalan masih terus aman sekalipun Jerman lagi-lagi mendapat pencapaian memalukan kala melawan Prancis di dalam lanjutan Grup satu Liga A UEFA Nations League, Selasa (16/10/2018).

Sebabnya: DFB tak punya plan B. Mereka tak paham siapa yang dapat dipercaya sebagai pengganti Joachim Loew.

DFB pun disebut tidak mau membuat kekacauan yang setingkat lebih fatal dengan menggantikan juru tak-tik pada saat-saat pelik seperti saat ini.

Laporan Florian Plettenberg diperkenankan menjadi ada benarnya apabila menyimak reaksi Orang nomor 1 di DFB, Reinhard Grindel, menyikapi hasil-hasil negatif yang diperoleh tim nasional Jerman.

“Sudah amat tentu untuk team saya jika prestasi pada Piala Dunia 2018 bakal menghantarkan hasil-hasil negatif di belakangnya. Kini makin vital untuk rombongan saya guna merapatkan barisan didalam mau pun luar lapangan menjadi satu kesebelasan, ” tutur Grindel.

Leave a Reply

Your email address will not be published.